Daunnya layu, padahal baru merekah
Rantingnya rapuh, padahal baru tumbuh
Ada yg patah diantara harap dan pilu
Bukan tanpa kata, apalagi tanpa makna
Penuh isyarat dan juga tanda tanya
Ada yg patah diantara dua titik temu
Tak akan bertemu karena patah telah lebih dulu menyapa dalam sendu
Secercah asa telah terbakar, habis tak tersisa
Tak lagi ada harap dan pinta yg menggema
Yg patah akan tumbuh, tapi tidak dengan tunas yg telah ada....
Yg patah tumbuh dengan tunas yg baru
Yg merekah dan semerbak wanginya
Bumi lancang kuning, 17 Juni 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar